Sinopsis Fashion King Episode 18 ( Bagian 1 )

 Fashion King, Sinopsis
Episode Fashion King 17 berakhir saat Young mengatakan kalau dia akan menghabisi siapapun orang yang sudah mempermalukan dirinya dan juga Ga Young. Mendengar itu, jelas saja Ga Young kaget, dia tak menyangka Young gul adalah tipe orang yang sangat pendendam. Dengan lembut Young Gul meminta Ga Young untuk tidak mengusik apa yang akan dia lakukan.

Young Gul kemudian  meminta Ga Young untuk duduk disampingnya. Ga Young masih terlihat kaku, dia seperti terlihat tak nyaman berada di sisi Young Gul yang seperti itu. 
Karena Ga Young tak berselera lagi minum, Young Gul pun mengajaknya nonton tv. Young Gul berusaha menikmati tontonan tv-nya, dia menonton pertandingan Barca, weeeuw… hehhehe. Selagi Young Gul menonton TV, Ga Young masih terdiam tak percaya melihat Young Gul yang sekarang. 
Ga Young pun meminta izin untuk tidur duluan. Namun Young Gul pura-pura tak mendengar apa yang Ga Young katakan. Ga Young benar-benar tak tahan lagi, dia hampir menangis. Ga Young langsung mengambil tasnya dan berniat pergi, tapi Young Gul menahannya. Dia meminta Ga Young duduk disampingnya dengan tenang. 
Young Gul menonton bola dengan hebohnya, dia berpura-pura lupa pada apa yang baru mereka bicarakan, dia pura-pura tak perduli pada apa yang Ga Young rasakan dan pikirkan. 
Beralih pada Jae Hyuk yang juga sedang menonton tv, Jae Hyuk menonton drama romatis, dimana ada sepasang kekasih yang sedang berciuman. Jae Hyuk kemudian menelpon nomor Ga Young, tapi nomornya tidak aktif, sehingga Jae Hyuk hanya meninggalkan pesan suara untuk Ga Young.
“Lee Ga Young, jangan lakukan ini padaku….” ucap Jae Hyuk dengan sedih, sampai-sampai dia menjatuhkan ponselnya. Jae Hyuk menangis.
Kembali lagi ke apartemen Young Gul, dimana Young Gul sudah tertidur dan Ga Young masih ada disampingnya. Ga Young masih terdiam, dia teringat pada pembicaraannya dengan Young Gul sebelumnya,  saat Young Gul mengutarakan perasaannya di New York saat itu, dan juga saat Young Gul mengatakan kalau mereka seharusnya berjuang bersama-sama. Ga Young menangis, dia melihat ke arah Young Gul yang sedang tertidur. Ga Young mengambil remote dari tangan Young Gul dan mematikan TV, setelah itu dia pergi
Setelah Ga Young pergi dari rumahnya, Young Gul membuka matanya.
Ga Young pulang ke rumah Bong Sook, disana dia masih teringat saat Young Gul memintanya untuk tiidak pergi dengan Jae Hyuk. Ga young menangis mengingat semua itu. karena tak ingin ada kesalahpahaman dan terus bertengkar, Ga Young mengirimi Young Gul SMS.
“Young Gul… kurasa Bong Sook akan khawatir, jadi aku pulang ke rumah. Aku akan datang ke pabrik besok. Sampai bertemu besok.”
Setelah mengirim sms untuk Young Gul, Ga Young mendengar pesan suara dari Jae Hyuk. 
Young Gul mengajak Anna melihat kantor barunya. Selain kantor, Anna juga membutuhkan beberapa desainer untuk membantunya. Young Gul pun menyetujuinya. Young Gul juga mengatakan kalau mereka bisa melakukan rapat di kantor ini setiap pagi dan sore hari. Anna berencana mengadakan sebuah pesta kecil sebagai pembukaan kantor barunya, dan dia berniat mengundang Jae Hyuk. Young Gul pun tak keberatan, karena Jae Hyuk juga salah satu pelanggan mereka. 
Beralih ke pabrik, dimana Ga Young sudah berada di sana dan bekerja dengan mesin jahitnya. Apa yang dia lakukan itu membuat dia menjadi bahan gosip para ahjumma dan Bong Sook. Bagaimana tidak, orang yang pergi mengkhianati mereka, dan memilih perusahaan yang lebih besar, setelah mendapatkan semuanya, jabatan, mobil, dia malah kembali ke pabrik lagi. Ga Young mendengar apa yang mereka bicarakan, namun dia pura-pura tidak tahu. 
Salah satu ahjumma mengatakan kalau ga Young kembali untuk mengawasi Anna, agar tak macam-macam pada Young Gul. namun Bong Sook mengatakan kalau pasti Jae Hyuk yang mengusir ga Young, karena dia mengetahui hubngan ga Young dan Young Gul. Ahjumma yang satunya lagi  tak mau kalah bicara, dia menebak kalau Young Gul lah yang cemburu dan menyuruh Ga Young berhenti. Yups! Apa yang dibilang Ahjumma rambut kriting ini  yang paling benar.
Orang yang mereka bicarakan datang, Young Gul datang bersama Anna ke pabrik. Young Gul terlihat tak senang melihat Ga Young di pabrik, diapun langsung menyuruh Ga Young masuk ke kantornya. 
Selagi Young Gul dan Ga Young bicara di dalam, Anna duduk diluar menunggu. 
Di kantornya, Young Gul tanpa basa basi langsung bertanya, kenapa ga young bekerja dengan mesin jahitnya? Tak menjawabnya, Ga Young malah balik bertanya, “bolehkah aku tinggal disini seperti dulu? Aku boleh tidur disini seperti dulu, aku boleh membantu pekerjaanmu, aku boleh menjahir dan juga merancang.” Young Gul merasa pusing mendengarkan kata-kata Ga Young, sehingga Ga Young menambahkan, “aku tak bilang kalau kau juga harus tinggal disini bersamaku, jika aku boleh tinggal disini seperti dulu dengan semua kondisi tempat tinggal yang ada, bolehkah aku tinggal di pabrik? Aku mengerti bagaimana perasaanmu, tapi kurasa aku lebih senang saat aku tinggal disini.”
Young Gul bertanya, “kenapa kau  akhir-akhir ini bertingkah seperti itu? “ apa yang kau lakukan dengan apa yang ku katakan tadi malam? Apa aku tak mampu atau semacamnya? Apa ini tempat yang layak untuk ditinggali? Berhentilah mengatakan hal yang tidak-tidak. Pulanglah ke rumah! Pulanglah dan siapkan konsep untuk pameran koleksimu nanti.”
Young Gul kemudian memberikan kunci apartemennya pada Ga Young. tapi Ga Young mengatakan kalau dia tidak merasa nyaman tinggal disana, karena itu dia tetap ingin tinggal di pabrik. Melihat Ga Young yang bersikeras menolak tinggal di gedung yang sama dengan Jae Hyuk, membuat Young Gul berfikir kalau Ga Young begitu perduli dengan perasaan Jae Hyuk. Bukan Ga Young kalau tidak tetap pada pendiriannya, dia akan tetap memilih tinggal di pabrik, walau Young Gul tak mengizinkannya. Ga Young keluar dari ruangan Young Gul.
Ga Young keluar, Anna masuk. Anna bertanya apa Ga Young berniat bekerja lagi di YYA? Young Gul hanya mengatakan kalau Anna tek perlu khawatir. 
Emang Ga Young cewek keras kepala, dia tetap melanjutkan jahitannya. Jae Hyuk mencoba menelponnya, namun tak diangkat oleh Ga Young. di kantornya, Jae Hyuk terlihat seperti orang yang tak punya semangat hidup lagi. 
Jae Hyuk mengambil surat pengunduran diri Ga Young dan langsung merobeknya. Jae Hyuk membawa kalung yang pernah dia berikan pada Ga Young, tanpa perduli pada Sekretaris Kim yang masuk ke ruangannya, Jae Hyuk terus  melanjutkan perjalanannya, seperti dia pergi untuk mencari Ga Young. 
Jae Hyuk mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Dia pergi ke kontrakan Bong Sook. Dia menggedor-gedor pintu, tapi tak ada yang membukanya, karena kontrakan itu memang kosong. Sekali lagi Jae Hyuk mencoba menghubungi ga Young, namun nomornya sudah tidak aktif.
Kembali ke ruangan  Jae Hyuk, dimana Presdir Jung sudah ada disana melihat robekan surat pengunduran diri Ga Young. Presdir Jung marah, karena Jae Hyuk tiba-tiba pergi dan melupakan rencananya dengan Presdir Jung. 
Mendengar Presdir Jung mengatakan itu, Sekretaris Kim nyeletuk, “itulah yang ingin saya katakan?” mendengar celetukan sekretaris Kim, Presdir Jung terpancing emosinya, dia menganggap Sekretaris Kim tidak dapat melihat keadaan atasanya.  Tidak ingin dipecat karena masalah salah ngomong, sekretaris Kim langsung berlutut meminta permohonan dan mengatakan kalau Jae Hyuk buru-buru pergi sehingga dia tak bisa mengetahui dimana keberadaan Jae Hyuk.
Presdir Jung kemudian bertanya apa Jae Hyuk berbuat seperti itu karena ga young? Sekretaris Kim menjawab, “bukan seperti itu”.
Lagi-lagi presdir Jung marah, karena sekretaris Kim tak dapat bekerja dengan baik. kalung berlian dan mobil, pasti semua itu sekretaris Kim yang membelikannya dengan kartu kredit perusahaan. Dengan gugup sekretaris Kim mengatakan kalau jae Hyuk yang menyuruh. Mendengar jawaban itu, presdir Jung dengan marah langsung membuang semua barang-barang yang ada di meja Jae Hyuk, dia kemudian berjalan mendekati Sekretaris Kim yang masih berlutut dan langsung menendangnya. 
Dengan marah dan terus menginjak2 sekretaris Kim, Presdir Jung berkata, “jika seorang pemimpin yang kau layani membuat keputusan yang salah, kau harus menasehatinya karena hidupmu tergantung pada itu! tak cukupkah kata2 buruk yang kau ucapkan pada direktur Jung dulu, tapi sekarang, kau mau berbohong?” Presdir Jung sampai berkeringat, menendangi Sekretaris Kim. Presdir Jung memanggil sekretaris Kim, dan sekretaris Kim langsung berdiri lagi. dengan lembut presdir Jung berkata,  “direktur Jung masih muda, bukankah begitu? Jika seorang konselor yang berpengalaman dan terpelajar sepertimu tidak bisa mendidiknya, dia bisa dengan mudah membuat kesalahan. Tidakkah kau berpikir seperti itu?.” Sekretaris Kim mengiyakan. “berjanjilah memperlakukannya lebih baik.”
“saya akan mengingatnya.” Ucap sekretaris Kim. Setelah presdir Jung pergi, sekretaris kim menangisi nasipnya.
Young Gul mengajak Anna pergi. Di pabrik, ga Young sedang sibuk mengemas barang. Young gul dan Anna hanya melewatinya dan melihatnya tanpa berkata sepatah katapun, begitu juga Ga Young, dia bahkan tak melihat mereka berdua.
Anna dan Young Gul pergi ke sebuah restoran. Anna bertanya-tanya kenapa Young Gul tiba-tiba mengajak dia ketempat mewah seperti itu. Young Gul tak memberitahu yang sebenarnya, kalau dia sengaaja datang ketempat itu bersama Anna, untuk bertemu dengan presdir Jung, namun dia ingin membuatnya sebagai pertemuan yang tak sengaja. 
Rencana Young Gul berhasil, karena tak lama kemudian Presdir Jung datang, dan saat melihat Anna, Presdir Jung langsung menyapanya. Presdir Jung ternyata belum pernah bertemu dan belum tahu bagaimana wajah Young Gul, jadi sebelum Anna memperkenalnya, Presdir Jung tak tahu kalau itu young Gul pemilik GG. Saat tau itu Young Gul pemilik GG, ekspresi Presdir Jung terlihat sumringah. 
Presdir Jung langsung mengajak mereka berdua makan bersama dirinya. Presdir Jung memang sangat menyukai Anna, dia bahkan meminta Anna untuk bermain golf bersama nya lagi. dengan Young Gul, presdir Jung membahas tentang bisnis, dimana Young Gul adalah pencipta YGM yang sekarang sedang di kembangkan oleh J Fashion. Karena itu presdir Jung mengajak Young Gul bekerja sama. 
Dalam perjalanan pulang, Anna berkata kalau Young Gul pasti membawanya ke restoran itu dengan sengaja. “apa kau akan memberikan GG pada J Fashion juga?”
Young Gul membantahnya dan mengatakan kalau semua itu adalah suatu kebetulan. Young Gul juga membahas, tentang Presdir Jung yang begitu menyukai Anna, Anna menjawab kalau presdir Jung akan menyukai semua orang yang bisa menghasilkannya uang. Anna mengeluh karena akhir-akhir ini dia selalu bertemu dengan keluarga Jung, karena kemarin dia baru saja bertemu dengan Jae Hyuk yang meminta maaf padanya. Mendengar itu, membuat Young Gul menyebut Jae Hyuk bocah tengik.
“walaupun Jae Hyuk seorang bocah tengik, tapi dia adalah seorang yang tulus, saat dia mengatakan kalau dia menyesal, dia benar – benar menyesal. Dan saat Jae Hyuk mengatakan dia mencintaimu, dia benar-benar mencintaimu,” puji Anna, yang membuat Young Gul kesal, karena Anna memang menyindir Young Gul. 
Anna kemudian mengganti topik dan bertanya kenapa Ga Young berhenti dari J Fashion? Young Gul tak memberikan jawaban, Anna mengingatkan Young Gul lagi tentang dia yang tk ingin bekerja sama dengan Ga Young, walaupun dia sangat membutuhkan pekerjaannya yang sekarang ini.
Mendengar itu, Young Gul langsung menyuruh Il Gook untuk membatalkan kontrak dengan gedung kantor Anna yang sekarang karena Anna tak mau bekerja disana. Anna terdiam, ancamannya pada Young Gul tak mempan lagi.
Jae Hyuk masih menunggu Ga young di depan kontrakan Bong Sook. Bong Sook pulang kerja, dia  terkejut melihat Jae Hyuk. Jae Hyuk sendiri tak tahu kalau itu adalah Bong Sook, teman sekamar Ga Young, tapi karena Bong Sook masuk ke kontarakan yang ditempati Ga Young, maka Jae Hyuk dapat menebak kalau itu adalah teman Ga Young.  
Ga Young masih di pabrik, dia benar-benar ingin tinggal di pabrik lagi. selesai beres-beres pabrik, Ga Young mematikan lampu dan bersiap tidur. Tidur di pabik lagi, membuat Ga Young teringat saat dia pertama kali tidur di tempat itu. tak lama kemudian Bong Sook menelpon dan bertanya apakah Ga Young baik-baik saja. Tepat saat Ga Young menjawab baik-baik saja, pintu pabrik ada yang menggedor. Ga Young langsung mematikan ponselnya dan membukakan pintu, yang datang adalah Jae Hyuk. 
Jae Hyuk bertanya kenapa ga Young bersembunyi dan tak menjawab telepon darinya. Ga Young hanya beralasan kalau dia sibuk. Jae Hyuk tahu Ga Young berbohong, dia terus berjalan mendekati Ga Young sehingga membuat Ga Young berjalan mundur.
“kau berhenti dari perusahaan, kenapa kau datang kembali ke pabrik kotor ini lagi?kenapa kau tinggal disini saat kau memiliki rumah yang layak? Apa kang Young Gul menyuruhmu melakukannya? Karena kau sangat cocok di pabrik, jadi kau tinggal di pabrik?.” Tanya Jae Hyuk sambil terus berjalan maju mendekati Ga Young. 
Ga Young menjawab kalau dia sendiri yang ingin melakukan semua itu. karena terus berjalan mundur, akhirnya Ga Young mentok di lemari. Dia mengatakan pada Jae Hyuk, kalau dia bisa mengerti Jae Hyuk marah padanya. 
“apa maksudmu, kau mengerti hah?! Apa kau tahu apa yang kau lakukan padaku?” ucap Jae Hyuk kesal. Dia langsung mencengkram dagu ga young, dan berusaha menciumnya namun Ga Young memalingkan wajahnya. Jae Hyuk sangat kecewa dan sedih dengan penolakan Ga Young. 
“jangan membuatku sengsara lagi, jadi kembalilah. Aku mohon padamu, “ucap Jae Hyuk sambil membelakangi ga Young. Ga Young tak berkata apapun, dia merasa bersalah pada Jae Hyuk, tapi tak ada yang bisa dia lakukan lagi, selain menghindar dari Jae Hyuk. Jae Hyuk berjalan keluar dengan lemas. 
  
Bagikan ke teman: