Sinopsis Fashion King Episode 16 ( Bagian 1 )

 Fashion King, Sinopsis

Sinopsis Fashion King episode 16 baru sebagian yang bisa saya selesaikan, berhubung tadi malam listriknya tak bersahabat, mati hidup mati terus, jadi sangat mengganggu untuk menulis sinop, karena pagi ini saya hanya bisa memposting bagian pertamanya, untuk bagian keduanya insya alloh akan saya posting nanti malam jika tak ada hambatan lagi. selamat membaca. gambar menyusul….
Sinopsis Fashion King Episode 16 ( Bagian 1 ) !!!
Ga Young sudah berada di dalam pesawat menuju New York. Tak lama kemudian muncul seseorang yang akan duduk disebelahnya, betapa terkejutnya Ga Young saat mengetahui kalau orang yang akan duduk disebelah nya itu adalah Young Gul. Wooow! Kebetulan yang manis.
Mereka sama-sama terkejut dan tak menyangka, Ga Young mencoba meng-check kembali apa dia salah tempat duduk, namun benar disanalah tempat duduknya, berada di sebelah Young Gul. Young Gul menyapa Ga Young dan berkata kalau dia senang bisa bertemu Ga Young di pesawat. Mereka sama-sama diam, dan Young Gul pun membuka bukunya. Mereka berdua jadi benar-benar salah tingkah. 
Malam harinya, Young Gul menggunakan telepon pesawat untuk menghubungi Anna. Young Gul meminta Anna mengirimkan  hasil pekerjaaanya melalui fax ke hotelnya. Setelah selesai menelpon, Young Gul berusaha tidur. 
Melihat Young Gul disisinya dan berada dalam satu pesawat membuat Ga Young teringat saat dia berada di dalam satu pesawat dengan Young Gul sebelumnya, saat itu Young Gul menggenggam tangannya. 
Jae Hyuk menghadiri rapat, karena Ga Young tak terlihat Jae Hyuk pun bertanya dimana Ga Young? Direktur Kim memberitahu kalau Ga Young pergi ke New York untuk perjalanan bisnis sekalian untuk pembelajaran. Jae Hyuk berusaha bersikap sebiasa mungkin dan langsung memulai rapat. Jung Ah yang mendengarnya juga tambah tak suka dengan Ga Young. 
Selain satu pesawat, ternyata Ga Young dan Young Gul juga satu hotel, Woow….  namun mereka masih sama2 saling diam. Ntah kebetulan atau sudah direncanakan, kamar hotel mereka juga bersebelahan.
Young Gul termenung memikirkan sesuatu dikamarnya. Ga Young sendiri sedang  merasa gelisah di kamarnya. Ga Young dengan cepat berjalan keluar, sepertinya dia ingin menemui Young Gul, betapa terkejutnya dia, saat melihat Young Gul sudah ada di depan pintu kamarnya. 
Young Gul pun bertanya Ga Young mau kemana, karena ga Young begitu tergesa-gesa membuka pintu. Dengan jujurnya Ga Young menjawab kalau dia ingin menemui Young Gul dengan alasan karena ada yang ingin dia bicarakan dengan Young Gul. 
“bagaimana jika aku yang bicara terlebih dulu?” ucap Young Gul. “kurasa aku akan mati. Maafkan aku…”
Belum selesai Young Gul berbicara, ponsel Ga Young berdering. Ga Young jadi salah tingkah, dan meminta Young Gul untuk menunggu dan jangan kemana-mana. Ga Young berlari masuk untuk mengambil ponselnya, saat mendengar Ga Young menyebut Direktur, Young Gul langsung menoleh, dia dapat menebak kalau yang menelpon Ga Young adalah Jae Hyuk. 
Young Gul langsung masuk, dan menarik tangan Ga Young. Young Gul mengambil ponsel Ga Young yang masih terhubung dengan Jae Hyuk dan melemparnya ke sofa. Tanpa minta izin terlebih dulu, Young Gul langsung mencium bibir Ga Young. dalam keterkejutan Ga Young membiarkan Young Gul menciumnya sampai akhirnya Young Gul melepaskannya. Dan kali ini Ga Young mengkalungkan tangannya ke leher Young Gul dan membalas ciuman Young Gul.
Jae Hyuk terkejut. Tapi aku gak yakin Jae Hyuk tau apa yang terjadi, karena Young Gul juga tak bersuara mereka hanya berciuman. Jae Hyuk langsung pergi dengan mobilnya, dia terus berusaha menelpon Ga Young, namun kali ini nomor Ga Young tak aktif. Hmmmmmm….. Jae Hyuk galau… hahhahha.
Tengah dalam keadaan galau, ayahnya tiba-tiba menelponnya, tentu saja Jae Hyuk tak siap untuk berbicara dengan ayahnya, Jae Hyuk pun me-reject-nya. 
“dia akan kembali dalam 4 hari…. apa anda benar-benar harus pergi?” tanya Sekretaris Kim yang juga mengingatkan Jae Hyuk kalau masih banyak pekerjaan yang harus dia lakukan di Korea. Dengan marah Jae Hyuk berkata, “apa kau mau dipecat hari ini?”
Tentu saja Sekretaris Kim mengatakan tidak. Setelah telepon ayahnya direject oleh Jae Hyuk, sekarang giliran ibunya yang menelponnya. Dengan kesal Jae Hyuk langsung mematikan ponselnya sampai melepaskan batrainya juga. Jae Hyuk benar-benar tak bisa berfikir logis lagi gara-gara Ga Young. dimatanya penuh rasa cemburu, karena dia tahu Young Gul dan Ga Young bersama di New York. Karena ayah dan ibunya tak bisa menghubungi Jae Hyuk, Presdir Jung pun menghubungi sekretaris Kim. 
Tanpa tahu dan perduli pada apa yang Jae Hyuk rasakan, Young Gul dan Ga Young sekarang sedang bersama terbaring di satu tempat tidur. Tenang…. mereka gak ngapa2in koq. Mereka masih memakai pakaian lengkap. Mereka hanya mengobrol. 
Ga Young pun langsung menanyakan pada Young Gul alasan kenapa dia tidak memperbolehkan Ga Young kembali ke pabrik. Young Gul menjawab karena dia takut, “fakta bahwa seseorang mencintaiku…. itu membuatku takut.”
Ga Young bertanya kenapa itu membuat Young Gul takut? Young Gul menjawab karena orang itu bukan orang lain tapi Ga Young. Young Gul takut menyakiti Ga Young ataupun sebaliknya dia takut  Ga Young lah yang nantinya akan menyakiti dirinya. Ga Young meneteskan air mata mendengar itu semua. Ga Young pun berjanji kalau semua itu tak akan terjadi. Young Gul memeluk Ga Young dan mencium keningnya. 
Di pabrik Anna berusaha menelpon Young Gul, namun ponsel Young Gul tidak aktif. 
Beralih pada Jae Hyuk yang sepertinya harus mengurungkan niatnya untuk pergi ke New York menyusul Ga Young karena sekarang dia sudah bersama orang tuanya menghadiri jamuan makan bersama partner perusahaan. Terlihat sekali kalau Jae Hyuk menghadiri jamuan makan ituu dengan terpaksa karena raut wajahnya masih seperti orang susah dan gelisah selain itu  dia juga tak sedikitpun menyentuh makanan. 
Jae Hyuk pulang ke rumahnya, dia terlihat seperti orang yang tak punya semangat hidup lagi. sekali lagi dia berusahan menghubungi Ga Young. karena Ga Young sedang bersama Jae Hyuk, Ga Young pun langsung mematikan ponselnya tanpa me-reject terlebih dahulu telepon Jae Hyuk. 
Young Gul mengajak Ga Young pergi ke sebuah ruangan dimana ruangan itu berdinding kaca, sehingga pemandangan kota New York dapat terlihat dari dalam ruangan. Ga Young menyebut tempat itu menakjubkan. Young Gul pun menunjukkan tempat pertama kali mereka bertemu di New York dari tempat itu, bahkan dari sana juga, apartemen mereka dulu juga terlihat. Young Gul begitu senang memperlihatkan keindahan dan keunggulan tempat itu pada Ga Young namun Ga Young terlihat tidak nyaman dengan semua itu.
Setelah melihat-lihat ruangan, mereka pergi makan. Young Gul mengatakan kalau bisnisnya berhasil dia akan menetap di New York selama setengah tahun, di apartemen yang dia tunjukkan pada Ga Young sebelumnya, walaupun aparetemen itu sangat mahal. Ga Young kemudian bertanya kenapa Young Gul sekarang seperti itu? Dia tidak membutuhkan semua itu. Young Gul kemudian mengatakan kalau Ga Young bisa pergi ke kampus dengan mobil sport. 
Ga Young mengungkapkan kalau sekarang Young Gul benar-benar menjadi orang yang berbeda. Young Gul hanya beralasan itu semua karena dia menyukai Ga Young dan ingin melakukan semuanya untuk Ga Young. Young Gul bahkan juga berencana memberi donasi pada sekolah Ga Young sebelumnya agar Ga Young bisa kembali ke sana. Ga Young benar-benar merasa tidak nyaman dengan semua nya itu. Dia tidak nyaman dengan Young Gul yang begitu menghambur-hambur kan uang. 
Mereka kembali ke Korea, dengan mata terpejam Young Gul bertanya apa Ga Young juga memikirkan hal yang sama dengannya. Young Gul mengatakan kalau secepatnya dia akan mendapatkan YGM kembali, karena itu adalah merk pertama yang telah mereka buat bersama. Tak banyak bicara Ga Young hanya mengangguk. 
Ga Young pulang dan memperlihatkan semua barang-barang yang Young Gul berikan untuknya pada Bong Sook. Young Gul juga tak lupa membelikan sebuah tas mahal untuk Bong Sook sebagai ucapan terima kasih karena sudah menjaga Ga Young. tidak hanya untuk Bong Sook, Young Gul juga membelikan untuk manager dan 2 ahjumma yang lain, Myung Sook dan Bok Sook. 
Orang yang sedang mereka bicarakan menelpon Ga Young, yups! Siapa lagi kalau bukan Young Gul. Young Gul mengatakan kalau seharusnya Ga Young berada di apartemenya karena  dia sekarang sudah merindukan Ga Young. LOL gaya pacaran ABG. Hmmmm… kenapa aku kurang nyaman yah lihat pin bunga di baju Young Gul… hahahha.. lupakan.
Young Gul menutup teleponnya, tapi dia menelpon Ga Young lagi dan bertanya kenapa Ga Young tidak menyerahkan surat pengunduran diri besok dan mulai bekerja lagi di Young Young Apparel? 
Keesokan paginya, Jae Hyuk joging sendirian. Dia masih terlihat seperti menakutkan sesuatu.
Beralih ke J Fashion, Ga Young masuk ke ruangan Direktur Kim dan memberikannya oleh-oleh sebuah topi. Direktut Kim sangat senang menerimanya. Dia kemudian menujukkan sesuatu yang akan sangat membuat Ga Young senang melihatnya, itu adalah sebuah majalah dimana Ga Young menjadii model cover majalahanya. 
Dimeja kerjanya Jung Ah juga sedang melihat foto Ga young dimajalah itu, tapi foto ga Young dia coret-coret, dia kasih kumis dan segala macam. Tepat saat Ga Young melewati meja Jung Ah, Jung Ah dengan buru-buru menutupi majalah itu dengan kertas, Ga Young hanya tersenyum mengejek melihatnya. 
Telephon kantor Jung Ah berbunyi, dengan sangat senang Jung Ah mengangkatnya karena itu dari Jae Hyuk, namun tiba-tiba telephon terputus. Tak lama setelah itu telepon kantir Ga Young berbunyi, dan itu juga dari Jae Hyuk, mendengar Ga Young menyebut orang yang menelponnya direktur, kontan saja Jung Ah langsung beranjak dari duduk nya dan melihat ke arah Ga Young dengan tatapan tak percaya. Tak menghiraukan Jung Ah, Ga Young langsung pergi menemui Jae Hyuk.
Jae Hyuk sudah menunggu di ruangannya dengan gelisah. Begitu terlihat kekhawatiran dan kecemasan di raut wajah Jae Hyuk. Ga Young masuk, dan Jae Hyuk langsung merubah ekspresinya dengan senyuman dan bersikap kalau tak terjadi apa-apa. Dia bertanya kapan Ga Young pulang? Dan apa Ga Young mendapatkan pembelajaran dari pertemuan bisnis itu? Jae Hyuk juga mengatakan tentang niatnya yang akan pergi ke New York namun tidak diperbolehkan oleh ayahnya.
Jae Hyuk kemudian bertanya apakah ada sesuatu yang terjadi di New York? Tentu saja Ga Young mengatakan tidak ada. Jae Hyuk lalu mengatakan kalau seharusnya Ga Young membelikan hadiah atau sesuatu untuk dirinya, Ga Young hanya menjawab kalau dia tak tau harus membelikan apa untuk Jae Hyuk karena Jae Hyuk sudah memiliki segalanya. 
Dengan perasaan sedih, Jae Hyuk mengatakan kalau dia tak mengharapkan sesuatu yang besar, tak mau mengecewakannya, Ga Young ppun mengatakan kalau dia mempunyai kesempatan pergi lagi, dia akan pastikan membelikan sesuatu untuk Jae Hyuk. Jae Hyuk lalu mengajak Ga Young makan siang bersama, namun Ga Young menolaknya dengan alasan kalau dia akan pergi memeriksan toko-toko hari ini. Ga Young pergi dengan perasaan bersalah karena berbohong, namun dia memang harus melakukan semua itu, agar Jae Hyuk tak terlalu berharap banyak padanya, karena memang dia tak mencintai Jae Hyuk. 
Jae Hyuk sendiri dapat menebak  kalau apa yang dikatakan ga Young itu bohong, dia tak bisa menyembunyikan kesedihhannya saat dia sendirian di ruangannya.
Beralih ke pabrik, dimana para ahjumma mencoba semua oleh-oleh yang di belikan Young Gul. Mereka pun langsung menggosipkan Ga Young dan Young Gul yang bertemu di New York. 
Young Gul datang, dengan senyum sumringah dia menyapa para ahjumma. Young Gul masuk ke ruangannya dan disana sudah ada  Anna yang terlihat seperti tak senang dengan kedatangan Young Gul. Tak menyadari semua itu, Young Gul langsung mengeluarkan sesuatu dari tasnya dan itu adalah oleh-oleh darinya untuk pegawai terbaik yaitu Anna. Namun Anna terlihat sekali tak tertarik pada oleh-oleh dari Young Gul itu. 
“seseorang yang seharusnya sibuk, bahkan tak bisa dihubungi, kau memintaku mengirimkan fax ke hotel, dan aku sudah melakukannya, tapi kau bahkan tak menghubungiku untuk memberitahu apa kau sudah menerimanya atau belum. Apa saja yang kau lakukan disana? Apa kau tinggal di kamar hotel dan melakukan affair atau sesuatu?” tanya Anna dengan kesal. Melihat Young Gul yang menjawabnya dengan tawa, membuat Anna membenarkan sendiri apa yang dia katakan. 
Bong Sook masuk dan membawakan Young Gul minuman. Bong Sook masih memakai tas pemberian Young Gul dan mengucapkan terima kasih. Anna terlihat tak senang melihat semua itu. Seperti tau apa yang dirasakan Anna, Young Gul langsung menelpon seseorang dan memintanya mencarikan kantor yang berkelas. Kantor itu akan diberikan untuk Anna. 
Madam Jo sedang berkonsultasi dengan pengacaranya untuk mengalahkan Young Gul yang ingin mengambil alih butiknya. Pengacara Madam Jo mengatakan kalau ada 3 hal yang Young Gul laporkan, yang pertama adalah apakah Madam Jo mempunyai dana untuk membeli gedung ini pada saat itu, yang kedua, sebelum orang tua Ga Young meninggal, apa mereka memutuskan untuk menjual tanah dan gedung ini pada Madam Jo. Dan yang terakhir adalah lokasi dimana transaksi dana itu menghilang. Karena semua dokumennya sempurna dan orang tua Ga Young sudah meninggal jadi pengacara Madam Jo memastikan  kalau tidak akan ada banyak masalah, walau mereka harus melewati jalan pengadilan. Mendengar semua itu membuat Madam Jo lega. 
Namun pengacara madam Jo menambahkan kalau young Gul juga membuka kembali investigasi akan kecelakaan mobil. Mendengar itu Madam Jo terkejut dan merasa panik. 
“pak pengacara aku akan bayar berapapun biayami, pokoknya pastikan untuk memberi mereka pelarajan! Aku tak bisa membiarkan ini!” 
Bagikan ke teman: