Sinopsis Yes Captain Episode 16 ( Bagian 1 )

 Sinopsis, Take Care of Us Captain, Yes Captain
Sinopsis Yes Captain Episode 16 ( Bagian 1 ), saya pilih untuk diselesaikan segera ketimbang That Winter The Wind Blows episode 10 karena saya ingin memfokuskan pada satu drama saja dulu, setelah selesai menyelesaikan Yes Captain sampai episode 20, baru saja akan mengambil drama yang lain. “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ dari pada keteteran semua.

Sinopsis Yes Captain Episode 16 ( Bagian 1 ) !

Mi Jo menemui Ji Won, tanpa basa basi dia langsung bertanya pada Ji Won apakah Ji Won ada hubungan khusus dengan Yoon Sung.
Ji Won mengiyakan. Namun Mi Jo dengan cepat memotong kata-kata Ji Won karena apapun yang Ji Won katakan, itu tidak terjadi lagi sekarang.
“Masa lalu adalah masa lalu” tambah Mi Jo. “Manager Choi Ji Won”
“Iya”
“Keluar sekarang!!!! Kau tau kau bukan orang yang tepat untuk melindungi Kapten Kim Yoon Sung. Aky yakin kau tahu dengan baik. Apakah itu menyenangkan, bermain-main denganku? Hah!”

Ji Won hanya menjawab kalau dia tidak mengerti pada apa yang Mi Jo katakan. Mi Jo mengulangi kata_katanyalagi, dia berkata kalau Ji Won tidak akan bisa melindungi Yoon Sung.
“Tapi ªкŭ bisa… Melindungi atau menghilangkan dia. ªкŭ Hong Mi Joo, bisa melakukan itu” ucap Mi Jo dengan senang.
“Apa maksudmu menghilangkan? Kau berjanji ªкŭ katakan ªкŭ akan mengambil tanggung jawab untuk kesalahannya juga.”
Dengan entengnya Mi Joo mengatakan kalau semua itu sudah berubah sekarang. Dia juga mengatakan kalau Ji Won tidak akan bisa membantu Yoon Sung lagi sekarang.
Walau begitu Ji Won masih ingin Mi Joo milindungi Yoon Sung. Tapi Mi Joo bukanlah orang yang suka diperintah, dia sendiri yang akan memutuskan, ♏ªϋ melindungi Yoon Sung atau menghancurkannya.
“Karena kau tak punya Kim Yoon Sung lagi sekarang”
“Dia segalanya bagiku” jelas Ji Won.
Mi Joo mengatai Ji Won lebih bodoh dari yang terlihat, “kau tahu Han Da Jin ada disisi Kim Yoon Sung sekarang. Jadi alasan mengapa kau ingin melindunginy seperti ini karena kau tak bisa membiarkannya pergi. Kesedihan dan rasa sakit karena orang yang meninggalkanmu…. Obsesi….”
(Hmmmm….. Bukannya samaa aja dengan Mi Joo yang terobsesi pada Yoon Sung…. Hmmmmm)
Ji Won menjawab kalau dia tak perduli apapun itu, jika dia bisa mendapatkan Yoon Sung kembali dia akan lakukan. Mi Joo sudah tak tahan lagi, dia beranjak dan berkata kalau semuanya sudah clear sekarang. Namun Ji Won masih memohon pada Mi Joo untuk membantunya kali ini.
“Karena ªкŭ marah, kemarahan yang membuatku ingin menghancurkan Kim Yoon Sung atau siapapun.” Ucap Mi Joo sebelum pergi.
Di kantor Team Leader mendapat telepon dari Mi Joo yang memerintahkannya untuk mencari sesuatu. Dia langsung menghampiri petugas penerbangan untuk meminta jadwal penerbangan Han Da Jin hari ini.
Mi Joo berusaha menenangkan dirinya saat menunggu Da Jin di ruangannya. Da Jin datang dan Mi Joo langsung membahas jadwal penerbangan Da Jin, Da Jin pun mengatakan puas dengan jadwal penerbangannya. Dengan raguIragu Da Jin bertanya kenapa Mi Joo memanggilnya.

Mi Joo mengatakan karena Da Jin adalah salah satu pilot wanita, apa Da Jin punya keluhan. Mi Joo bertanya lagi apa ada yang memperlakukan Da Jin dengan tidak baik karena Da Jin masih muda? Tentu saja Da Jin menjawab kalau dia sudah diperlakukan dengan baik dan adil oleh yang lain.

Mi Joo lalu mengajak Da Jin makaan siang bersama. Namun Da Jin menolak karena dia sudah punya janji. Mi Joo terus memasang senyumnya saat bersama Da Jin tapi saat Da Jin sudah pergi, terlihat kebencian yang besar di wajah Mi Joo. (Hmmmm…. Sebenarnya apa rencana Mi Joo)
Begitu juga dengan Da Jin, dia tak mengerti dengan sikap Mi Joo, tapi dia langsung menepisnya dan pergi. Ternyata dia sudah ada janji makaan siang bersama Yoon Sung.
Da Jin terlihat tidak nafsu makaan, saat Yoon Sung bertanya apa Da Jin tidak menyukai makanaannya, Da Jin hanya beralasan setelah makaan makanaan mewah sebelumnya, makanaan ini menjadi biasa untuknya.

“ªкŭ pikir kapten sudah mengenalku dengan baik, tapi ªкŭ tidak tahu banyak tentang kapten. ªкŭ bertemu dengan bu Hong.”
“Kenapa?”
“Dia hanya mengatakan ini dan itu. Dia bertanya padaku apa ada sesuatu yang sulit untukku?”

Yoon Sung bertanya apa ada lagi yang Mi Joo katakan. Namun Da Jin malah balik bertanya, sesuatu yang lain? Seperti apa? Da Jin kemudian bertanya apa ada sesuatu yang buruk, yang sudah Yoon Sung lakukan.
Da Jin terus berkata kalau dia ingin tahu banyak tentang Yoon Sung. Da Jin ingin tahu bagaimana Yoon Sung tumbuh, siapa yang dia temui dan bagaimana dia hidup, selain itu juga bagaimana Yoon Sung melewati prosedur untuk menjadi pilot besar. Dan yang paling Da Jin ketahui adalah bagaiamana Yoon Sung bisa bertemu dengan Ji Won. Hubungan antara Yoon Sung dan Mi Joo dan kenapa presiden Hong benci padanya.
Yoon Sung pun berjanji kalau dia akan menceritakan semuanya, dia ingin Da Jin bersabar. Da Jin menjawab kalau dia tidak ingin mendengarnya secara rinci, dia tidak ingin Yoon Sung menceritakan sesuatu yang bisa membuatnya merasa buruk.
“Karena ªкŭ cemburu juga. ªкŭ seorang wanita juga”
(Hmmmmmm….. Tentu saja Da Jin akan sangat sangat sangat merasa buruk, jika Yoon Sung menceritakan semuanya secara detail)
Wings Air melakukan penerbangan lagi, dan sejauh ini penerbangan berjalan lancar. Ji Won dan pramugari yang lain melayani penumpang dengan baik.
Saat melayani Ji Won kehabisan ayam, jadi dia menyuruh Sa Rang mengambilnya di ruang perlengkapan.

Di ruang perlengkapan pramugari lainnya sedang berkumpul, mereka memberi tahu Sa Rang tentang kebiasaan pesanan yang di minta penumpang selalu mempunyai ciri khas sesuai negara tujuan penerbangan. Dan seperti sekarang, mereka terbang ke China, jadi yang banyak di cari penumpang adalah ayam.
Saat bercerita tetang pengalamannya membuka anggur, Joo Ri teringat sesuatu.
Beralih di toilet ada seorang penumpang yang sempoyongan. Dia juga mutah-mutah. Tanpa pria itu ketahui, ternyata di depan toilet sudah banyak penumpang yang mengantri, mereka semua kebelet.

Pria itu keluar dengan masih sempoyongan. Saat salah satu penumpang masuk toilet, dia langsung keluar dan marah-marah karena pria tadi tidak membersihkan toiletnya.
Tanpa perduli dengan triakan penumpang lain, pria itu langsung duduk ke kursinya. Tepat saat iti Joo Ri menghampirinya dan memberikan pesanan bir pada pria itu. Saat akan pergi, pria itu minta di beri bir lagi, namun Joo Ri tidak ♏ªϋ memberikannya dengan alasan, dalam pesawat seseorang bisa mabuk 3 kali lebih cepat di banding saat berada di darat. Pria itu memang sudah terlihat mabuk sampai-sampai dia bersendawa dan menggaggu penumpang yang lain.
Penumpang wanita yang mengantri tadi datang dan langsung mengeluh pada Joo Ri karena wastafel di toilet di colokkan ke atas.
“Seseorang muntah setelah minum dan bahkan tidak membersihkannya” ucapnya.
Pria yang di maksud hanya bersikap biasa saja.
Dua pramugari membersihkan bekas mutahan pria tadi dengan menahan bau tak sedap.
Di luar, pria tadi gelisah karena dia sekarang kebelet lagi. Toilet yang dia gunakan tadi sedang di bersihkan, sedangkan toilet yang satunya sudah penuh dengan antrian penumpang lainnya.

Di ruang kokpit, Da Jin terlihat senang melihat cuaca yang sangat ߪªg◦°˚˚°◦oSs. Dia juga berharap hubungannya dengan Yoon Sung juga bisa seperti itu. Yoon Sung setuju, namun saat dia memalingkan wajahnya dari Da Jin, Yoon Sung terlihat sedih, karena dia tahu hubungan dia dan Da Jin, cepat ato lambat pasti akan memburuk.
Di rumahnya Dong Soo masih terlihat galau. Tiba-tiba di dekejutkan oleh suara ayahnya yang sedang berbicara ditelepon dengan seseorang. Ayahnya sedang mengajari seseorang memasak dan orang itu adalah Mal Ja.

Setelah menutup telepon, ayahnya mendekati Dong Soo dan menegur Dong Soo karena terus terlihat murung. Ayahnya menyuruh Dong Soo untuk mulai membuka hati dan berjalan-jalan.
Saat akan mengajari Dong Soo bagaimana cara mendapatkan hati wanita, Mal Ja menelpon lagi, dan membuat ayah Dong Soo pergi meninggalkan Dong Soo sendirian lagi.
Yoon Sung mengantar Da Jin pulang. Di dalam rumah sudah ada Ppo Song yang menunggunya. Tak lama Mal Ja juga datang dengan membawa sup daging yang berhasil dia masak. Mal Ja memasakknya karena dia dengar sup daging sapi baik untuk masa pertumbuhan anak-anak.

Saat akan makaan, Mal Ja meminta Da Jin membeli susu untuk Ppo Song. Dan Mal Ja meminta Da Jin untuk membelinya sekarang juga. Ppo Song ingin ikut membeli, tapi Da Jin tak mengizinkannya karena kondisi di luar rumah tak ߪªg◦°˚˚°◦oSs untuk PPo Song.
Dengan pintar, Ppo Song mengeluarkan maskernya dan memakainya. Da Jin bangga pada apa yang di lakukan adiknya.

Da Jin pergi membeli susu bersama Ppo Song. Saat melewati rumah Yoon Sung, Da Jin mencari-cari alasan mengajak Ppo Song mampir ke rumah Yoon Sung. Dia mengajak Ppo Song mencuri beberapa susu Yoon Sung.
“Unnie, kau begitu serakah. Pinguin ahjussi harus minum susu yang dia suka juga, ” jawab Ppo Song polos. Tak mengerti maksud Da Jin yang sebenarnya, kalau dia ingin bertemu dengan Yoon Sung.
“Lalu apa kau ingin pergi ke rumah pinguin Ahjussi?” Tanya Da Jin terus terang. Mendengar itu, membuat Ppo Song tersenyum.

Dong Soo di rumahnya kelabakan. Dengan cepat dia memberesi kamarnya, sedangkan di luar Ppo Song terus berteriak meminta di biarkan masuk. Sebelum keluar menyanbut Ppo Song, Dong Soo merapikan dirinya.
Saat pintu di buka, Ppo Song langsung berlari ke meja tempat alat-alat Dong Soo. Da Jin pun meminta ♏ααƒ pada Dong Soo karena sudah mengganggu Dong Soo, itu semua karena permintaan Ppo Song. Dong Soo pun menjawab kalau Da Jin dan Ppo Song bisa datang ke rumahnya kapan saja

Da Jin mengatakan sejak Dong Soo beraim bersama Ppo Song di TK, Ppo Song sangat menyukainya.
Dong Soo mengantar Da Jin dan Ppo Song pulang. Ppo Song sudah tidur. Dong Soo dengan hati-hati bertanya apa Yoon Sung mengatakan sesuatu pada Da Jin. Dong Soo pun akhirnya mengatakan kalau dia lebih tahu banyak tentang Yoon Sung ketimbang Da Jin. Tapi saat Da Jin bertanya tentang apa itu, Dong Soo tidak ♏ªϋ menjawab, dia langsung menyuru Da Jin masuk rumah.

Berada di tempat tidur, Ppo Song terbangun, dan bertanya pada Da Jin, apa seharusnya dia juga mengundang Pinguin Ahjussi untuk datang di acara Ppo Song? Da Jin setuju. Ppo Song menggambar pinguin dan menulis undangan untuk Yoon Sung.
Yoon Sung menerima pesan dari Ppo Song dan langsung menyimpannya. Namun senyum Yoon Sung tiba-tiba pudar. Ntah apa yang membuatnya seperti itu. Mungkin karena dia nantinya akan bertemu dengan Dong Soo.

Dong Soo bersiap2 untuk pergi ke acara Ppo Song. Yoon Sung sendiri juga sudah siap di rumahnya. Dia sedang mencari2 kue yang cocok untu Ppo Song.

Dong Soo datang terlebih dulu. Da Jin terkejut karena dong Soo juga ikt, dan ternyata Ppo Song yang mengundangnya tanpa sepengetahuan Da Jin. Ppo Song pun ingin pergi ke TK bersama Dong Soo, karena itu Da Jin beralasan kalau masih ada yang ßềLū♏ dia kerjakan, jadi dia nanti akan menyusul.

Saat sendirian, Da Jin kebingungan karena dia harus menghadapi Yoon Sung dan Dong Soo. Da Jin pergi ke TK bersama Yoon Sung.

Sebelum ke TK, Yoon Sung mengajak Da Jin ke toko kue. Mereka membuat kue bersama.

Sampai di TK, Yoon Sung melambai pada Ppo Song. Melihat Yoon Sung, Dong Soo berubah murung. Da Jin merasa ada ketegangan antara Dong Soo dan Yoon Sung.

Saat Ppo Song dan teman-temannya bernyanyi. Dong Soo dan Yoon Sung saling berebut untuk memoto Ppo Song. Begitu juga saat Ppo Song selesai menyanyi, Dong Soo dan Yoon Soo bersaing menyemangati Ppo Song.
Semua siswa sedang bersama wali mereka, karena itu Dong Soo dan Yoon Sung menunggu di luar. Melihat mereka hanya berdua saja, membuat Da Jin tak tenang.

Di luar Dong Soo menyindir Yoon Sung untuk tak perlu berusaha keras membayar hutang pada Da Jin karena jika Yoon Sung terlalu membayar lebih, nanti akan merugikan Da Jin. Dong Soo mengatakan kalau yang terbaik untuk Da Jin adalah, Yoon Sung berhenti membayar hutang.
“Bukankah ªкŭ mengatakan padamu ªкŭ akan memutuskannya sendiri? Mengapa pengawas Kang Dong Soo terus mengatakan ªкŭ untuk melakukan ini dan itu?” Jawab Yoon Sung.
“Berhenti sekarang, jika kau memikirkan Da Jin, cepatlah! Itulah satu-sdatunya cara”

“Ada cara lain. ªкŭ akan melakukannya. ªкŭ akan mengatakan yang sebenarnya”
“Jangan…. Jangan kau beri tahu. Karena Da Jin akan terluka”
“ªкŭ akan meminta ♏ααƒ. Dan menunggu dia memaafkan baik itu selama setahu ataupun sampai 5 tahun.”
“Ini bukan sesuatu yang bisa dimaafkan dari waktu ke waktu. Berhentilah sekarang, dan itu adalah cara untuk membayar hutang. ªкŭ orang yang tulus menjaga Da Jin.”
“Akulah orang yang Han Da Jin inginkan” jawab Yoon Sung yakin.
Tiba-tiba Da Jin datang dan bertanya apa yang mereka berdua lakukan. Da Jin menegur Dong Soo dan Yoon Sung yang bersifat kekanak-kanakan di acara Ppo Song.

Kemudian Ppo Song juga keluar dan memanggil Da Jin, Yoon Sung dan Dong Soo karena dia akan tampil lagi.
(Perbedaan Yoon Sung dan Dong Soo, Yoon Sung begitu tenang dan dewasa, sedangkan Dong Soo kurang bisa menahan emosinya. Jelas saja Da Jin memilih Yoon Sung ketimbang Dong Soo)

Yoon Sung tiba di rumahnya. Dia terus teringat kata-kata Dong Soo. Dia mulai goyah, Yoon Sung bingung pada apa yang harus dia lakukan.

Sedangkan Da Jin tersenyum senang melihat kue buatan Yoon Sung. 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Bagikan ke teman: